'Faktur Mendesak' – Cara Mengenali Email Berbahaya
Available in 27 languages 📢
Lebih suka Xpert.Digital di GoogleⓘDiterbitkan pada: 27 Februari 2019 / Diperbarui pada: 27 Februari 2019 – Penulis: Konrad Wolfenstein
Salah satu keterampilan yang dibutuhkan di tempat kerja abad ke-21 adalah kemampuan untuk membedakan email yang sah dari email berbahaya. Mengabaikan ratusan email spam setiap bulan adalah satu hal, tetapi menangani serangan malware dan ransomware yang dapat menyebabkan kerugian jutaan dolar bagi bisnis Anda adalah hal yang sama sekali berbeda.
Menurut Laporan Ancaman Keamanan Internet terbaru dari Symantec, 55 persen email yang diterima karyawan pada tahun 2018 diklasifikasikan sebagai spam, dan 1 dari 412 email diklasifikasikan sebagai berbahaya, yaitu berpotensi membahayakan.
Tabel berikut, berdasarkan hasil dari Symantec, menunjukkan subjek, lampiran, dan kata kunci mana yang paling sering digunakan dalam email berbahaya dan harus dianggap sebagai tanda peringatan bagi karyawan yang waspada.
Salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan kerja abad ke-21 adalah kemampuan untuk membedakan email yang sah dari email berbahaya. Mengabaikan ratusan email spam setiap bulan adalah satu hal, tetapi menangani serangan malware dan ransomware yang dapat merugikan perusahaan Anda jutaan dolar adalah hal yang sama sekali berbeda.
Menurut Laporan Ancaman Keamanan Internet terbaru dari Symantec, 55 persen email yang diterima karyawan pada tahun 2018 dikategorikan sebagai spam dan 1 dari 412 email dianggap berbahaya, yaitu berpotensi membahayakan.
Bagan berikut, berdasarkan temuan Symantec, menunjukkan subjek, lampiran, dan kata kunci mana yang paling sering digunakan dalam email berbahaya dan harus dianggap sebagai tanda peringatan bagi karyawan yang waspada.
Anda akan menemukan lebih banyak infografis di Statista



























