Modal ventura Asia mengejar Amerika Utara – Modal Ventura Asia mengejar Amerika Utara
Pemilihan suara 📢
Diterbitkan pada: 20 Februari 2019 / Diperbarui pada: 20 Februari 2019 – Penulis: Konrad Wolfenstein
Modal ventura di Asia telah berkembang pesat, dari pasar yang sepenuhnya didominasi Asia menjadi pasar yang hampir menyamai pasar modal ventura terbesar di Amerika Utara. Menurut analis pasar CB Insights , 38 persen dari kesepakatan modal ventura perusahaan pada tahun 2018 diselesaikan di pasar Asia, dibandingkan dengan 19 persen pada tahun 2013. Hal ini mengurangi pangsa kesepakatan Amerika Utara dari 64 persen pada tahun 2013 menjadi 41 persen pada tahun 2018.
Secara khusus, jumlah kontrak yang ditandatangani di Asia lebih banyak untuk layanan kecerdasan buatan dan kesehatan digital.
Menurut laporan tersebut, total kesepakatan modal ventura korporasi mencapai $52,95 miliar pada tahun 2018, terdiri dari 2.740 kesepakatan. Google Ventures adalah investor korporasi yang paling aktif. Investor Tiongkok, Baidu Ventures, juga memasuki pasar. Sementara Tiongkok dan Jepang mengalami peningkatan minat yang signifikan dalam modal ventura korporasi, dengan tingkat pertumbuhan tahunan masing-masing 54 dan 100 persen, India mengalami pertumbuhan terkuat dalam modal ventura korporasi dari tahun 2016 hingga 2017, ketika penutupan kesepakatan meningkat sebesar 400 persen. Dari tahun 2017 hingga 2018, angka tersebut tumbuh lebih lanjut sebesar 20 persen.
Modal ventura di Asia telah berkembang pesat, dari sekadar pemain pendukung menjadi pasar yang hampir menyamai pasar modal ventura terbesar, Amerika Utara. Menurut analis pasar CB Insights , 38 persen dari kesepakatan modal ventura perusahaan pada tahun 2018 terjadi di pasar Asia, naik dari 19 persen pada tahun 2013. Hal ini menurunkan pangsa kesepakatan Amerika Utara dari 64 persen pada tahun 2013 menjadi 41 persen pada tahun 2018. Khususnya, kesepakatan di bidang kecerdasan buatan dan kesehatan digital ditutup dalam jumlah yang lebih tinggi di Asia.
Menurut laporan tersebut, total kesepakatan modal ventura korporasi pada tahun 2018 mencapai US$52,95 miliar di 2.740 kesepakatan. Investor korporasi yang paling aktif adalah Google Ventures. Investor Tiongkok, Baidu Ventures, berada di urutan keempat. Meskipun Tiongkok dan Jepang menarik minat yang jauh lebih besar dari modal ventura korporasi dengan peningkatan tahunan masing-masing sebesar 54 dan 100 persen, India mengalami pertumbuhan terbesar dalam modal ventura korporasi dari tahun 2016 hingga 2017, ketika penutupan kesepakatan meningkat sebesar 400 persen. Dari tahun 2017 hingga 2018, angka tersebut meningkat lagi sebesar 20 persen.























