Pada awal tahun 2018, WeChat mencapai tonggak penting: lebih dari satu miliar orang menggunakan aplikasi ini setiap bulannya. Awalnya diluncurkan sebagai aplikasi perpesanan, layanan milik Tencent ini sekarang juga menawarkan fitur-fitur seperti pembayaran seluler dan belanja online. Mayoritas pengguna WeChat berada di Tiongkok. Upaya untuk mendapatkan pijakan di negara lain sejauh ini terbatas pada menjangkau wisatawan Tiongkok. Meskipun aplikasi ini dapat diunduh di Jerman, tampaknya aplikasi ini tidak mampu merebut pangsa pasar secara signifikan dari para pesaingnya, terutama WhatsApp.


