Ikon situs web Pakar Digital

Kecerdasan Buatan – Akankah AI segera mengendalikan gudang?

Kecerdasan buatan dalam logistik dan intralogistik – @istockphot | PhonlamaiPhoto

Kecerdasan Buatan – Akankah AI segera mengendalikan gudang?

Facebook berencana menggunakan chatbot dengan kepribadian AI –  algoritma AI membantu menguraikan Manuskrip Voynich kunoAI memanipulasi adegan film dan menukar wajah aktor sesuka hati

Dampak besar pada pasar tenaga kerja

Bill Gates, pendiri Microsoft dan visioner TI, memprediksi revolusi AI dalam 20 tahun ke depan yang akan sepenuhnya mengubah pasar kerja. Tugas-tugas yang saat ini dilakukan oleh manusia dapat diambil alih oleh robot atau sistem perangkat lunak. Ini tidak hanya berlaku untuk pengemudi taksi atau truk, yang mungkin segera digantikan oleh sistem pengemudian otonom. Profesi seperti pekerja kantoran, penasihat pajak, pengacara, dan bahkan dokter juga terancam oleh perubahan besar ini. Saat ini, bahkan para peneliti atau pakar TI pun tidak dapat memprediksi kecepatan dan luasnya revolusi digital baru ini. Tidak heran jika ketidakpastian tersebar luas mengingat prediksi-prediksi ini. Namun, penting untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat tentang kecerdasan buatan, karena hal itu akan membantu meningkatkan dan menyederhanakan banyak operasi dan proses ekonomi.

Industri logistik dapat memperoleh manfaat besar dari AI

Sudah pasti bahwa dampak nyata pertama dari AI logistik transportasi ketika truk swakemudi pertama mulai beroperasi di jalan raya. Ini bukan berarti pengemudi akan menjadi usang. Sebaliknya, perkembangan ini menjanjikan peluang luar biasa bagi pekerjaan mereka untuk menjadi lebih beragam di masa depan. Alih-alih mengemudi dengan kecepatan 90 km/jam di jalan raya seperti sebelumnya, mereka sekarang dapat melakukan tugas administratif dan memantau AI sambil mengemudi. Industri secara keseluruhan juga mendapat manfaat, karena algoritma AI memastikan pemanfaatan truk yang optimal, menghindari perjalanan kosong, dan memberikan harga yang transparan bagi pelanggan. Waktu istirahat tidur berkurang, yang menyebabkan penghematan biaya lebih lanjut. Hal ini memungkinkan lebih banyak perjalanan dilakukan pada malam hari, meningkatkan arus lalu lintas dan membantu mengurangi beban selama jam sibuk siang hari. Manajemen yang lebih baik akan mengarah pada pencegahan kemacetan lalu lintas yang lebih baik di masa depan, yang pada akhirnya menguntungkan semua pengemudi.

AI memastikan perkiraan yang andal di gudang

Namun, bukan hanya logistik transportasi yang terdampak oleh AI. Inovasi-inovasi terobosan juga muncul di bidang pergudangan berkat kecerdasan buatan. Bahkan di gudang modern dengan sistem pengambilan otomatis, lift penyimpanan, dan shuttle, prosesnya masih diatur menurut struktur yang relatif kaku, meskipun penggunaan perangkat lunak sangat luas . Meskipun semakin banyak sistem transportasi tanpa pengemudi (AGV) yang beroperasi secara otonom dan menavigasi gudang secara mandiri dengan muatannya, penggunaan AI dapat merevolusi seluruh rantai proses intralogistik. Hal ini penting, karena didorong oleh sektor e-commerce yang terus berkembang , sistem yang semakin fleksibel dan cepat dibutuhkan untuk memenuhi tantangan yang semakin besar. Di sinilah AI berperan, karena menganalisis sejumlah besar data yang tersedia untuk mengidentifikasi cara mengoptimalkan alur kerja.

Prakiraan dan perencanaan yang andal melalui kecerdasan buatan – @istockphot | PhonlamaiPhoto

Prinsip kerja AI

Dalam intralogistik, memprediksi probabilitas kejadian seakurat mungkin akan menjadi salah satu tugas utama AI. Dengan menganalisis perilaku pesanan, sistem AI menyimpulkan pembelian di masa mendatang, yang mengarah pada proses pengiriman yang lebih cepat. Akibatnya, pesanan pelanggan yang masuk diambil dan dipersiapkan untuk pengiriman bahkan sebelum diterima. Amazon telah bereksperimen dengan menyempurnakan teknologi ini selama bertahun-tahun, dan ini sangat penting di era pengiriman di hari yang sama, karena memastikan pesanan sampai ke pelanggan tepat waktu. Tujuannya juga untuk memprediksi fluktuasi permintaan di masa mendatang dengan lebih baik dan mempersiapkan sistem gudang sesuai dengan peningkatan atau penurunan volume.

AI juga mendukung pemeliharaan prediktif dengan memperkirakan sisa umur pakai dan waktu pemeliharaan optimal untuk mesin atau komponen peralatan, yang akan berdampak positif pada produktivitas gudang. Hal ini memungkinkan perbaikan atau penggantian direncanakan lebih awal dan dijadwalkan agar tidak mengganggu proses penyimpanan dan pengambilan reguler. Apa yang sebelumnya membutuhkan penghentian seluruh sistem selama shift siang kini dapat dilakukan dalam slot waktu yang ditentukan secara tepat dengan aktivitas gudang yang rendah.

Di masa depan, AI akan menyebabkan sistem diprogram lebih sedikit dan lebih banyak dilatih untuk terus belajar lebih baik dari data dan perilakunya.

Siapa pun yang berpikir bahwa manusia akan segera sepenuhnya usang di gudang dapat tenang. Terlepas dari semua kecerdasan yang ada, sistem tersebut tetap perlu dipantau. Kita belum sampai pada titik di mana fasilitas gudang dapat dikelola sepenuhnya secara otomatis, karena robotika, misalnya, belum cukup maju dalam hal memegang barang. Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa AI akan memainkan peran penting dalam intralogistik. Pertanyaan krusialnya adalah kapan AI akan mampu melakukannya. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi, 20 tahun yang diprediksi oleh Bill Gates bahkan tampak agak terlalu lama.

 

Tetaplah berhubungan

Tinggalkan versi seluler